5 Perbedaan Signifikan Antara Terjemahan dan Interpretasi
Terjemahan vs Interpretasi: Apa Perbedaannya? 🤔
Terjemahan dan interpretasi adalah dua bidang yang berkaitan erat dengan bahasa, tetapi memiliki perbedaan yang penting. Terjemahan berfokus pada konten tertulis, sedangkan interpretasi berurusan dengan bahasa lisan secara real-time. Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara terjemahan dan interpretasi yang perlu Anda ketahui.
- Media: Perbedaan terbesar antara terjemahan dan interpretasi adalah media yang digunakan. Penerjemah menerjemahkan kata-kata tertulis, sedangkan penerjemah menerjemahkan kata-kata lisan secara lisan. Penerjemah biasanya bekerja dengan dokumen, situs web, subtitle video, perangkat lunak, atau multimedia. Penerjemah biasanya bekerja dengan konferensi, pertemuan, janji medis, proses hukum, siaran TV langsung, atau bahasa isyarat.
-
Waktu: Perbedaan lain antara terjemahan dan interpretasi adalah waktu yang dibutuhkan untuk memberikan layanan. Terjemahan membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi dan dapat memakan waktu untuk diproduksi. Penerjemah sering menggunakan alat bantu komputer, kamus, atau bahan referensi lainnya untuk memastikan kualitas terjemahan. Penerjemah juga harus memperhatikan aspek-aspek seperti tata letak, format, gaya, dan konsistensi dalam teks sasaran. Interpretasi dilakukan secara langsung tanpa bantuan dari naskah, kamus, atau bahan referensi lainnya. Penerjemah harus menafsirkan bahasa sumber dalam konteksnya, mempertahankan makna aslinya tetapi mengekspresikan idiom, kiasan, atau referensi budaya lainnya dengan cara yang dapat dimengerti oleh audiens sasaran. Sumber daya utama penerjemah adalah pengalaman, ingatan yang baik, dan refleks yang cepat.
-
Jenis: Ada dua jenis utama interpretasi: simultan dan konsekutif. Interpretasi simultan terjadi “di tempat” saat penerjemah memberikan terjemahannya saat pembicara sedang berbicara. Ini membutuhkan konsentrasi dan kelancaran yang luar biasa dari penerjemah untuk memastikan bahasa pembicara tidak terganggu. Gaya ini biasanya menjadi pilihan utama di konferensi dengan pembicara dalam beberapa bahasa, dan biasanya penerjemah dan pembicara tidak berada di ruangan yang sama. Setiap penerjemah mungkin bekerja di bilik terpisah dan mendengarkan pembicara, mereproduksi pidato dalam bahasa sasaran ke dalam mikrofon. Peserta menyetel saluran bahasa melalui headphone untuk mendengarkan penerjemah yang relevan. Di konferensi PBB, misalnya, pidato diterjemahkan secara simultan ke dalam enam bahasa resmi! Interpretasi konsekutif memiliki sedikit jeda, karena penerjemah menunggu sampai pembicara berhenti berbicara untuk menerjemahkan kata-kata mereka ke sekelompok orang.
-
Spesialisasi: Baik penerjemah maupun penerjamah biasanya mengembangkan bidang kerja khusus sesuai dengan keahlian atau minat tambahan mereka. Anda akan menemukan penerjemah yang mengkhususkan diri dalam hukum, perjalanan, pemasaran, bahkan anggur! Penerjamah juga cenderung mengkhususkan diri dalam beberapa bidang subjek seperti ekonomi atau bisnis dan sering dibutuhkan di pertemuan, proses hukum, konferensi, dan wawancara.
-
Tujuan: Tujuan utama dari terjemahan dan interpretasi adalah untuk memfasilitasi komunikasi antara orang-orang yang tidak berbagi bahasa umum. Namun, tujuan spesifik dari setiap layanan dapat bervariasi tergantung pada konteks dan audiensnya. Terjemahan biasanya bertujuan untuk menghasilkan teks tertulis yang akurat dan berkualitas tinggi yang dapat dibaca oleh audiens sasaran tanpa merasakan adanya perbedaan bahasa atau budaya. Interpretasi biasanya bertujuan untuk memungkinkan percakapan bermakna terjadi antara orang-orang yang tidak berbagi bahasa umum dengan menafsirkan pesan secara jelas dan efektif tanpa mengorbankan nuansa atau nada.
Kesimpulan 📝
Terjemahan dan interpretasi adalah dua bidang yang berkaitan erat dengan bahasa tetapi memiliki perbedaan penting dalam media, waktu, jenis spesialisasi dan tujuan mereka. Baik penerjemah maupun juru bahasa membutuhkan pemahaman budaya dan linguistik yang mendalam serta pengetahuan ahli tentang materi pokok serta kemampuan untuk berkomunikasi dengan jelas.
